Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Jakarta Bhayangkara Presisi Terus Bersinar di Asian Volleyball Club Championship



Jakarta Bhayangkara Presisi, runner-up Proliga 2023, terus bersinar di Asian Men's Volleyball Championship (AVC) 2023. Bhayangkara lolos ke fase selanjutnya. 

Di babak penyisihan grup, Jakarta Bhayangkara Presisi memenangkan dua pertandingan dari tiga laga yang dimainkan, Dengan mengalahkan Incheon Korean Air Jumbos dari Korea Selatan dalam empat set, dan Canberra Heat dari Australia dengan straight set, hanya kalah satu kali dengan skor tipis dari Al-Ahli yaitu 3-2, dan keluar menjadi juara grup dengan poin 7.

Performa tim sangat mengesankan, dipimpin oleh pemain bintang mereka, Rivan Nurmulki Doni Haryono, Nizar Zulfikar. Nizar adalah kapten tim dan dia adalah salah satu setter terbaik diproliga tahun 2022. Dia telah mendistribusikan bola dengan baik dan dia telah mengatur rekan satu timnya untuk memenangkan pertandingan dengan mudah. 

Fase kualifikasi peringkat 1-8 akan dimainkan pada 18 Mei, dan laga kedua akan dimainkan pada 19 Mei, laga pertama Bhayangkara akan melawan Bayankhongor Crownd Geo (Mongolia) pukul 15:30 WIB dipartai kedua akan melawan Suntory Sunbird (Jepang) pukul 18:00 WIB, Jakarta Bhayangkara Presisi akan berharap untuk mencapai final dan memenangkan Kejuaraan Bola Voli Putra Asia. Mereka memiliki peluang bagus untuk melakukannya, dan mereka akan berusaha membuat Indonesia bangga.

Berikut beberapa pemain kunci Jakarta Bhayangkara Presisi:

Nizar Zulfikar: Kapten tim dan salah satu setter terbaik. Dia telah mendistribusikan bola dengan baik dan dia telah mengatur rekan satu timnya untuk memenangkan pertandingan.

Doni Haryono: Dia telah memukul bola dengan keras dan dia telah banyak membantu tim dengan mencetak poin lumayan banyak.

Hernanda Zulfi: Pemain muda yang memberikan pengaruh besar. Dia adalah pemukul yang kuat dan dia telah mencetak poin secara konsisten.

Farhan Halim: Merupakan pemain muda potensial yang dimiliki tim Jakarta Bhyangkara Presisi terbukti sang pemain menjadi peringkat kedua sebagai pemain yang mencetak angka tebanyak yaitu 63 poin, peringkat pertama diisi oleh Mohamed Elhossiny dengan 64 poin.



Mereka memiliki perpaduan yang baik antara pengalaman dan masa muda. Tim ini dipimpin oleh pemain-pemain berpengalaman seperti Nurmulki dan Haryono, namun mereka juga memiliki sejumlah pemain muda yang ingin menunjukkan kemampuannya.

Mereka terlatih dengan baik. Tim tersebut dilatih oleh Jeff Jiang Jie yang merupakan pelatih tim nasional Indonesia. Dia baru mepersembahkan hattrick emas untuk Indonesia diajang Sea Games.