Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Faktor yang membuat Real Madrid kalah dalam pertandingan melawan Manchester City




Malam ini adalah malam yang sangat buruk bagi kesebelasan Real Madrid, pupus sudah harapan memenangkan gelar liga champions ke-15 bagi klub, setelah dikalahkan Manchester City dileg kedua dengan skor 4-0 tanpa balas, Real Madrid sulit untuk menkreasikan serangan kepertahanan City.

Pertahanan City yang solid membuat para penyerang Real Madrid kesulitan dalam menciptakan peluang, beberapa umpan berhasil dipatahkan para bek Manchester City dengan sangat baik, berikut empat faktor Real Madrid bisa kalah telak oleh Manchester City.

Dominasi Manchester City dalam penguasaan bola. City memiliki 63% penguasaan bola di leg kedua, dan mereka menggunakan penguasaan bola itu untuk menciptakan sejumlah peluang. Pertahanan Real Madrid kerap terekspos, dan tak mampu mengatasi tekanan City.

Performa Bernardo Silva. Silva adalah bintang pertandingan untuk City, mencetak dua gol dan bermain sangat apik. Dia adalah ancaman konstan bagi pertahanan Real Madrid, dan penampilannya akan membuka peluangnya untuk memenangkan Ballon d'Or tidak ada salahnya.

Kurangnya kreativitas Real Madrid di lini tengah. Lini tengah Real Madrid tidak mampu menciptakan peluang yang cukup untuk penyerang mereka. Toni Kroos dan Luka Modric sama-sama dijaga dengan baik oleh gelandang City, dan mereka tidak mampu mendikte tempo permainan.

Permainan tenang Karim Benzema. Benzema adalah pencetak gol terbanyak Real Madrid musim ini, namun ia dibungkam oleh Ruben Dias di leg kedua. Dias sangat baik dalam meniadakan ancaman Benzema, dan dia membantu menahan serangan Real Madrid.


Secara keseluruhan, Manchester City adalah tim yang lebih baik pada malam itu dan pantas mendapatkan kemenangan mereka. Real Madrid akan kecewa karena kalah, tetapi mereka berharap untuk bangkit kembali musim depan.